Pelatihan Manajemen Dan Produksi Untuk Meningkatkan Usaha Para Purna Tenaga Kerja Wanita (TKW) Di Solokuro Lamongan

Authors

  • Mochamad Mochklas Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muhammadiyah Surabaya
  • Achmad Hariri Program Studi Ilmu Hukum, Fakultas Hukum, Universitas Muhammadiyah Surabaya

Abstract

Faktor ekonomi dan sedikitnya lapangan pekerjaan lapangan merupakan faktor yang melatar belakangi banyak warga desa Solokuro Lamongan bekerja menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) maupun Tenaga Kerja Wanita (TKW). Para TKW di Solokuro yang purna membentuk Kelompok Usaha Sinar Berdikari untuk menambah penghasilan setelah mereka tidak lagi bekerja diluar negeri. Kelompok usaha ini membuat olahan makanan barbahan dasar jagung. Permasalahan yang dihadapi dalam mengembangkan usahanya diantaranya permasalahan manajemen dan produksi. Tujuan dari kegiatan PKM purna TKW di Solokuro Lamongan untuk membenahi sistem manajemen dan meningkatkan produksi serta pemasaran produk. Metode pelaksanaan PKM mengunakan pendekatan partisipatif, yaitu dengan melakukan pendampingan, pemantauan, dan pelatihan–pelatihan. Agar kegiatan PKM berkelanjutan pendampingan dilakukan supervisi, koordinasi dan pemantauan yang dilakukan setiap tiga kali sebulan. Hasil dari pendampingan kelompok usaha Sinar Berdikari yang anggota adalahpurna  TKW di desa Solokuro Lamonga, dengan adanya pendampingan pemberdayaan usaha menunjukan bahwa manajemen mulai tertata, produksi meningkat, telah dilakukan pemasaran di toko-toko retail dan merupakan jajanan atau makanan yang menjadi ciri khas desa Solokuro

 Kata kunci : produk olahan jagung, desa solokuro, purna TKW

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2021-05-04

How to Cite

Mochamad Mochklas, & Achmad Hariri. (2021). Pelatihan Manajemen Dan Produksi Untuk Meningkatkan Usaha Para Purna Tenaga Kerja Wanita (TKW) Di Solokuro Lamongan. SNHRP, 160–165. Retrieved from https://snhrp.unipasby.ac.id/prosiding/index.php/snhrp/article/view/84