Riwayat Pemberian Makan Sejak Dini Pada Balita Di Pedesaan Dan Perkotaan

Authors

  • Elya Sugianti Badan Penelitian dan Pengembangan Provinsi Jawa Timur

Keywords:

balita, inisiasi menyusu dini, ASI eksklusif, pemberian makanan prelakteal

Abstract

Stunting merupakan dampak jangka panjang buruknya asupan pada balita. Asupan yang buruk dapat disebabkan oleh praktek pemberian makan sejak dini yang tidak baik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis besaran praktek pemberian makan sejak dini di perkotaan dan pedesaan. Penelitian dilakukan dengan desain cross sectional. Sejumlah 292 pasangan ibu dan balita usia 24-59 bulan menjadi sampel pada penelitian ini. Analisis data dilakukan secara deskriftif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prevalensi inisiasi menyusu dini sebesar 79,7 persen di pedesaan dan 78,4 persen di perkotaan, pemberian makanan prelakteal sebesar 50,0 persen di pedesaan dan 55,2 persen di perkotaan, dan prevalensi pemberian ASI eksklusif sebesar 61,4 persen di pedesaan dan 58,2 persen di perkotaan. Perlunya peningkatan pemahaman dan pengetahuan ibu melalui kampanye perubahan perilaku yang intensif dan berkelanjutan khususnya pada keluarga ekonomi rendah di pedesaan dan pemukiman kumuh.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2022-06-01

How to Cite

Sugianti, E. (2022). Riwayat Pemberian Makan Sejak Dini Pada Balita Di Pedesaan Dan Perkotaan. SNHRP, 423–431. Retrieved from https://snhrp.unipasby.ac.id/prosiding/index.php/snhrp/article/view/341