Pendampingan Pengelolaan Usaha Es Thong Berbasis Entrepreneurship

Authors

  • Ida Nuraini Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muhammadiyah Malang
  • Setyo Wahyu Sulistyono Jurusan Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Muhammadiyah Malang

Abstract

Semakin berkurangnya pendapatan penjual es thong sebagai akibat dari semakin banyaknya es krim dari perusahaan besar seperti Wall’s, Campina, Indo Es Krim, Aice dan sebagainya yang produknya banyak dijumpai di toko-toko sampai kampung-kampung bahkan sebagian ada yang dijual secara keliling menjadikan keprihatinan kita semua. Es thong yang merupakan es asli orang Indonesia sejak dahulu dari generasi ke generasi harus dibantu dipertahankan keberadaannya. Tujuan kegiatan pendampingan manajemen usaha es thong adalah untuk meningkatkan penjualan sekaligus pendapatan penjual dan menjadikan penjual es menjadi pengusaha es. Pendampingan dilakukan terhadap 3 mitra penjual es yaitu pak Juri, pak Seno dan pak Sunardi di desa Sumbersekar Kecamatan Dau melalui: 1) pelatihan entrepreneur dan 2)pendampingan inovasi produksi, 3) pendampingan inovasi pemasaran dan 4) pendampingan pencatatan keuangan usaha. Hasil kegiatan pendampingan berupa inovasi produksi yaitu penambahan aneka rasa es dari 3 rasa menjadi 7 rasa serta kreativitas packaging dan branding produk yang meliputi perbaikan kemasan produk dari contong ditambah kemasan baru yaitu cup dengan berbagai ukuran dan roti. Gerobak dan costum penjual dari semula tanpa branding menjadi es dengan brand Mitra FEB dan penjual semula tanpa berjualan dengan pakaian apa adanya menjadi memakai costum yang ada brand es yang dijualannya. Inovasi pemasaran yaitu pemasaran tidak hanya dilakukan secara keliling tapi ada sebagian yang dititipkan di toko, café dan kerjasama dengan catering. Dampak kegiatan berupa peningkatan pendapatan dari rata-rata  Rp 50.000 – Rp. 70.000,- menjadi Rp. 70.000 - Rp. 100.000,- per hari dan pengurangan jam kerja dari rata-rata 7-8 jam menjadi 5-6 jam per hari. Pencatatan usaha jika sebelumnya tidak ada saat ini penjual sudah bisa melakukan pencatatan usahanya meskipun sederhana. Diharapkan kreativitas penjual yang telah didampingi ini akan dapat memotivasi penjual es thong lainnya sehingga dapat memberikan perbaikan penghasilannya.

Kata kunci : Es puter, es Thong, pengelolaan usaha, pendampingan usaha.

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2021-05-04

How to Cite

Ida Nuraini, & Setyo Wahyu Sulistyono. (2021). Pendampingan Pengelolaan Usaha Es Thong Berbasis Entrepreneurship. SNHRP, 82–92. Retrieved from https://snhrp.unipasby.ac.id/prosiding/index.php/snhrp/article/view/16