Aktivitas Diameter Koloni Fusarium Sp Menggunakan Antifungi Kombinasi Ekstrak Daun Kersen (Mutingia Calabura L.) Dan Paku Nephrolepis

Authors

  • Maya Puspita Sari
  • Ngadiani Program Studi Biologi FMIPA Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Abstract

Daun kersen (Muntingia calabura L) dan daun paku nephrolepis merupakan tanaman liar yang tidak mengenal musim. Fusarium Sp merupakan patogen penyebab layu pada tanaman. Komponen senyawa kimia flavonoid, tannin, saponin dan alkaloid yang terdapat pada daun kersen dan paku nephrolepis diduga sebagai antifungi. Tujuan penelitian adalah untuk membuktikan apakah kombinasi ekstrak daun kersen dan ekstrak
daun paku Nephrolepis dapat menghambat pertumbuhan diameter koloni fungi Fusarium Sp. Konsentrasi ekstrak daun kersen yang di gunakan adalah 0 mg/ml, 1250 mg/10ml, 1500 mg/10ml, 1750 mg/10ml sedangkan konsentrasi ekstrak daun paku nephrolepis adalah 0 mg/10ml , 0.625 mg/10ml, 0.650 mg/10ml, 0.675 mg/10ml dan Ciprofloxacyn sebagai kontrol positifnya. Teknik pengumpulan data dalam penelitian dilakukan dengan mengukur diameter koloni Fusarium Sp dianalisis menggunakan analisis varian (ANOVA) dengan derajat kepercayaan 95% (P?0,05). Analisis ini menggunakan rancangan acak lengkap uji ANOVA satu arah. Berdasarkan hasil penelitian pemberian kombinasi ekstrak daun kersen dan ekstrak daun paku nephrolepis berpengaruh nyata terhadap diameter koloni fungi Fusarium Sp. (P?0.05).

Downloads

Download data is not yet available.

Downloads

Published

2021-05-04

How to Cite

Maya Puspita Sari, & Ngadiani. (2021). Aktivitas Diameter Koloni Fusarium Sp Menggunakan Antifungi Kombinasi Ekstrak Daun Kersen (Mutingia Calabura L.) Dan Paku Nephrolepis. SNHRP, 529–535. Retrieved from https://snhrp.unipasby.ac.id/prosiding/index.php/snhrp/article/view/118